GANDENG RUMAH ZAKAT, KEC. UNTER IWES LAUNCHING 6 DESA BERDAYA

GANDENG RUMAH ZAKAT, KEC. UNTER IWES LAUNCHING 6 DESA BERDAYA

GANDENG RUMAH ZAKAT, KEC. UNTER IWES LAUNCHING 6 DESA BERDAYA

SUMBAWA. Membangun masyarakat desa tentu membutuhkan dukungan dari semua pihak, mulai dari pemerintah, civil society, pers, kampus dan private sector. Rumah Zakat yang bergerak dibidang  civil society berkomitmen untuk membangun Indonesia agar menjadi lebih baik lagi.

Untuk itu Rumah Zakat dan Kec Unter Iwes, Kab. Sumbawa bekerja sama dalam acara launching Program Desa Berdaya. Ada 6 desa yang akan menjadi titik pemberdayaan di Unter Iwes. Program yang akan digulirkan yaitu program ekonomi dan lingkungan.

“Rumah Zakat ini sangat unggul dalam hal pendampingan terhadap penerima manfaat, sampai mereka berdaya dan  mampu berdiri di atas kakinya sendiri,” ujar Epi Supiati, Camat Umter Iwes.

Launching ini juga bertepatan dengan ulang tahun ke-61 Kab. Sumbawa sehingga momentum ini sangat cocok untuk membangkitkan perekonomian masyarakat desa dengan program-program yang dikolaborasikan dengan Rumah Zakat. Dengan target zero waste dan industrialisasi produk ekonomi, tentu program ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat desa.

KOLABORASI RUMAH ZAKAT DENGAN PERANGKAT DESA DAN TIM PENDAMPING INOVASI DESA (PID) KECAMATAN WONOMERTO

KOLABORASI RUMAH ZAKAT DENGAN PERANGKAT DESA DAN TIM PID KEC. WONOMERTO

PROBOLINGGO. Berlokasi di Perpustakaan Desa Berdaya Sepuhgembol telah dilaksanakan pertemuan antara PemDes, PID, Rumah Zakat dan KopWan Gembol Lestari pada awal Januari ini.

Diawali pembukaan dan pemaparan program Rumah Zakat di Desa Berdaya Sepuhgembol kepada Bapak M. Yunus selaku PJ. Kepala Desa Sepuhgembol yang aktif per januari 2020 serta PID Kecamatan Wonomerto Ibu Siti Aisyah dan Bpk Ahmad. Pada kesempatan ini juga ditampilkan produk produk dari Kopwan binaan Rumah Zakat yaitu kerajinan, produksi olahan serta konveksi.

Apresiasi diberikan oleh Pemdes dan Team PID atas kerja sama Rumah Zakat selama 4 tahun ini. Di tahun 2020 dengan kepemimpinan Bapak M. Yunus selaku PJ akan membantu dalam Legalitas Lembaga serta support anggaran desa untuk pemberdayaan. “Tahun anggaran 2021 kita akan alokasikan dana untuk pembangunan gedung perpusdes serta program program pemberdayaan lainnya,” ujar Bapak Yunus.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Fuad Saifulloh sebagai Relawan Inspirasi, donatur dan segenap tim Rumah Zakat atas kerja samanya dalam pembangunan Desa Sepuhgembol.

SISWA SMK NURUL SHOLAH TERLIBAT DALAM PEMBUATAN MEDIA JAMUR TIRAM DI DESA BERDAYA SUKOWIRYO

SISWA SMK NURUL SHOLAH TERLIBAT DALAM PEMBUATAN MEDIA JAMUR TIRAM DI DESA BERDAYA SUKOWIRYO

SISWA SMK NURUL SHOLAH DILIBATKAN DALAM PEMBUATAN MEDIA JAMUR TIRAM DI DESA BERDAYA SUKOWIRYO

JEMBER. Relawan Inspirasi Desa Berdaya Sukowiryo, Kec Jebluk, Kab. Jember, Rahmat Hidayat melibatkan siswa SMK jurusan Pengolahan Hasil Pertanian Yayasan Nurus Sholah dalam proses pengolahan jamur tiram yaitu berupa pembuatan media jamur (beglog) dari hasil pengkomposan 15 hari lalu.

Tahap ini adalah tahap membuat media tumbuhnya jamur dengan memasukkan hasil pengkomposan serbuk ke dalam kantong plastik ukuran 38.

“Saya memang sengaja melibatkan siswa SMK ini,  agar mereka memahami bagaimana cara budidaya jamur tiram, yang semoga dapat memotivasi jiwa entrepreneur mereka,” ujar Rahmat Hidayat.

Pada tahap ini Rahmat Hidayat beserta 2 petani jamur tiram berharap bisa membuat 2000 media (beglog) dengan target hasil panen permedia nya adalah 0,7 kg. Untuk menghasilkan produksi maksimal 0,7 kg per media dibutuhkan proses dan prosedur pembuatan media yg tepat dan baik.

Rahmat Hidayat memang mempunyai rencana untuk menjadikan Desber Sukowiryo sebagai sentra budidaya jamur tiram dan desa wisata jamur. Selain kebutuhan jamur tiram yang terus meningkat, jamur tiram juga memiliki potensi untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi penduduk sekitar Sukowiryo.

RUMAH ZAKAT BERSINERGI DENGAN INDOSAT BANTU TERDAMPAK BANJIR INDRAMAYU

RUMAH ZAKAT BERSINERGI DENGAN INDOSAT BANTU TERDAMPAK BANJIR INDRAMAYU

RUMAH ZAKAT BERSINERGI DENGAN INDOSAT BANTU TERDAMPAK BANJIR INDRAMAYU

INDRAMAYU. Rumah Zakat bersama Indosat bersinergi membantu masyarakat Desa Sumuradem, Kec. Sukra, Kab. Indramayu yang terkena dampak banjir luapan sungai, Kamis (8/1).

Tiga hari pasca bencana memang membuat Desa Sumuradem, Kec. Sukra, Kab. Indramayu belum pulih total, oleh karenanya tim Rumah Zakat bersama Indosat menjalin kerja sama untuk membantu masyarakat terdampak banjir.

Bantuan yang diberikan berupa paket bantuan logistik yang terdiri dari beras, ikan sarden, roti, air mineral, hygent kit, selimut, tikar dan perlengkapan alat kebersihan. Selain menyalurkan paket logistik, ada juga layanan kesehatan gratis yang menghadirkan tim medis yaitu 2 dokter dan 3 perawat.

Warga  sangat bersyukur atas kedatangan Rumah Zakat bersama mitra Indosat untuk membantu warga di posko pengungsian.

“Saya  sangat bersyukur sekali atas bantuan ini,  terima kasih atas kepedulian dan perhatiannya kepada warga kami semoga Rumah Zakat dan Indosat diberikan kelancaran dan kesuksesan selalu dalam setiap menjalani aktivitasnya,”  ucap H. Tasmari, Kepala Desa Sumuradem.

PANEN RAYA MENTIMUN DARI TANAH WAKAF PRODUKTIF MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DESA PALASARI

PANEN RAYA MENTIMUN DARI TANAH WAKAF PRODUKTIF MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DESA PALASARI

PANEN RAYA MENTIMUN DARI TANAH WAKAF PRODUKTIF MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DESA PALASARI

SUBANG. Agar memberi manfaat lebih, tanah wakaf yang ada bisa disulap menjadi produktif. Salah satu caranya dengan optimalisasi lahan wakaf menjadi produktif seperti yang dilakukan di Desa Palasari kec. Ciater Kab. Subang. Tanah wakaf seluas 1.200 m2 ditanami mentimun dan pada panen minggu lalu menghasilkan 3.500-4.000 kg mentimun dengan lama masa panen 2 pekan dari awal panen.

Deni Setiadi selaku petani yang mengelola lahan wakaf ini, mengucap syukur tak terhenti karena dari tanah yang ia garap bisa menghasilkan panen yang luar biasa dengan hasil yang cukup memuaskan. Sebelum menggarap lahan wakaf, Pak Deni bekerja sebagai pengepul sayuran dan berkat adanya lahan wakaf ini ia mendapat penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Panen raya ini juga dihadiri masyarakat sekitar serta mengajak anak-anak santri dari TPA/Q terdekat.

Pak Sulaeman yang tinggal tak jauh dari kebun, juga merasa bahagia karena mendapatkan manfaat dari kebun tersebut. Hasil panen dari lahan wakaf ini akan digunakan untuk kegiatan sosial diantaranya santunan guru-guru ngaji di TPA/TPQ sekitar kebun dan juga bakti sosial untuk masyarakat. Semoga lahan wakaf produktif ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat secara luas.

RUMAH BELAJAR CERIA BERSAMA TERAPKAN PROGRAM TABUNG SAMPAH

RUMAH BELAJAR CERIA BERSAMA TERAPKAN PROGRAM TABUNG SAMPAH

RUMAH BELAJAR CERIA BERSAMA TERAPKAN PROGRAM TABUNG SAMPAH

CIKEUSIK. Rumah Belajar Ceria Bersama yang berlokasi di Kp. Cibuluh RT 04 RW 01 Desa Cikeusik menerapkan program tabung sampah bagi anak-anak peserta didik Rumah Belajar Ceria Bersama.

Setiap pekannya kegiatan belajar di Rumah Belajar Ceria bersama rutin dilakukan, adalah Relawan Inspirasi Rumah Zakat desa Berdaya Cikeusik yang menginisiasi terbentuknya Rumah Belajar ini. Untuk menjadikan rumah belajar ceria bersama ini mandiri dan memiliki dana operasional yang tidak lagi tergantung dari program desa Berdaya maka dilaksanakan program tabung sampah ini.

Setiap anak wajib membawa sampah sebanyak yang mereka mampu, saat ini baru sampah-sampah yang dapat di jual saja yang bisa diterima seperti sampah bekas botol air mineral, sampah bekas kaleng softdrink, dll.

Sebelum melakukan aktivitas belajar, anak-anak terlebih dahulu diminta untuk menimbang sampah, Pada penimbangan perdana ini berhasil terkumpul kurang lebih 2 kg sampah. Jika sudah terkumpul banyak nantinya sampah-sampah ini akan di jual dan uangnya akan dimasukan kedalam kas rumah belajar yang nantinya bisa dipakai untuk keperluan rumah belajar Ceria Bersama.

DESA KEDUNGUMPUL MENJUARAI LOMBA PHBS KABUPATEN TEMANGGUNG

DESA KEDUNGUMPUL MENJUARAI LOMBA PHBS KABUPATEN TEMANGGUNG

DESA KEDUNGUMPUL MENJUARAI LOMBA PHBS KABUPATEN TEMANGGUNG

TEMANGGUNG. Perjuangan warga Desa Kedungumpul dalam pengelolaan lingkungan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui tim juri lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Pada lomba Tingkat Kabupaten ini, Desa Kedungumpul dinobatkan menjadi Desa terbaik sebagai juara pertama dan berhak melaju ke tingkat propinsi pada September 2020.

Choyun selaku Sekretaris Desa Kedungumpul menyampaikan terima kasih atas kerja keras warga. Ia pun berharap Rumah Zakat melalui program kesehatan dan lingkungan dapat terus memberikan motivasi dan sentuhan terbaik untuk menyadarkan masyarakat mengenai kesehatan dan lingkungan.

Rumah Zakat di Desa Kedungumpul telah melaksanakan program kesehatan dan lingkungan berupa penguatan posyandu, pengadaan kebun gizi dan kegiatan bersih sungai.

Anantiyo Widodo selaku fasilitator Rumah Zakat sekaligus Ketua Karang Taruna Desa Kedungumpul mengungkapkan optimismenya bahwa program Rumah Zakat di bidang kesehatan akan memberikan hasil yang baik.

“Hasil dari lomba ini merupakan lecutan bagi warga dan Rumah Zakat untuk lebih semangat dalam melaksanakan berbagai program,” ujar Anantiyo.

Anantiyo menambahkan Desa Kedungumpul dapat memenangkan lomba PHBS karena upaya Pemerintah Desa yang mampu memberdayakan warga. Rumah Zakat pun menjadi lebih bersemangat untuk ikut berperan karena dorongan dari Pemerintah Desa.

KEPALA DESA CIKEUSIK BERIKAN DUKUNGAN PADA BUMMAS YANG DIKELOLA RUMAH ZAKAT

KEPALA DESA CIKEUSIK BERIKAN DUKUNGAN PADA BUMMAS YANG DIKELOLA RUMAH ZAKAT

KEPALA DESA CIKEUSIK BERIKAN DUKUNGAN PADA BUMMAS YANG DIKELOLA RUMAH ZAKAT

BANTEN. Relawan Inspirasi Rumah Zakat Desa Berdaya Cikeusik, Aang Kunaepi melakukan kunjungan silaturahim ke rumah Enur, Kepala Desa Cikeusik. Selain untuk silaturahmi Relawan Inspirasi juga memberikan laporan program dan kegiatan Rumah Zakat tahun 2019.

“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Rumah Zakat yang telah berkontribusi membangun desa kami, justru kamilah yang harus mencontoh kegiatan pemberdayaan dari rumah Zakat, salah satunya adalah terkait kegiatan BUMMas yang manfaatnya sangat terasa oleh masyarakat,” ungkap Enur.

Sekretaris Desa Cikeusik, Epen menyampaikan niatnya untuk berinvestasi di BUMMas yang di kelola Rumah Zakat, “Insya Allah tahun depan kita mengalokasikan dana untuk penyediaan Pom Mini sebanyak 7 unit, salah satunya akan kita serahkan pengelolaannya Koperasi BUMMas Rumah Zakat.”

Enur memberi masukan agar BUMMas bisa menyediakan tempat penampungan hasil penen sayuran dari petani Desa Cikeusik, karena selama ini para tengkulak sayur selalu memberikan harga yang tidak menguntungkan petani.

“Kalau bisa nanti buat unit usaha penampungan sayur, adapun untuk transportasi penjualan ke pasar induknya akan kita bantu,” Enur menyampaikan harapannya.

Sudah sejak tahun 2017, Aang Kunaepi menjadi Relawan Inspirasi dan sejak itu pula sudah banyak program yang ia jalankan di Cikeusik, hingga akhirnya ia bisa menginisiasi BUMMas di sana. Dukungan baik secara moril dan spitual dari Kepala Desa dan Sekdes Cikeusik tentu menjadi semangat tersendiri untuk Aang. Kedepannya Aang aja lebih fokus pada pemberdayaan ekonomi di Cikeusik.[]

Hubungi Kami

Jl. Turangga No.33 Bandung
Call Center: 0804 100 1000
WA/SMS Center: 0815 7300 1555

Sumber: https://www.desaberdaya.id

 

Mitra Kami

Copyright © 2019 Desa Berdaya