DWI, ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI DESA BOJANEGARA TETAP MERASA BAHAGIA DI RUMAH

DWI, ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI DESA BOJANEGARA TETAP MERASA BAHAGIA DI RUMAH

DWI, ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI DESBER BOJANEGARA TETAP MERASA BAHAGIA DI RUMAH

BANJARNEGARA. Work from home (WFH) dan physical distancing (pembatasan jarak dengan orang lain) kini telah menjadi rutinitas baru karena adanya imbauan dari pemerintah untuk memberhentikan seluruh aktivitas demi mencegah penyebaran virus COVID-19, tidak terkecuali anak – anak sekolah. Mereka belajar di rumah, meski bukan berarti bebas tugas. Beberapa sekolah tetap mengadakan kegiatan belajar mengajar secara online atau memberi penugasan.  Tidak terkecuali anak-anak sekolah di Desa Berdaya Bojanegara, Kec. Sigaluh, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah. Disela-sela kesibukan mereka mengerjakan tugas online, mereka juga melakukan hal-hal yang mereka sukai dirumah, bersama keluarga mereka.

Anak-anak binaan Rumah Zakat yang juga merupakan anggota Omah Bening Rumah Baca melakukan aktivitas menyenangkan juga di rumah, mereka tetap bahagia di rumah. Beberapa dari mereka melakukan kegiatan olah raga di depan rumah, membuat mainan dari kardus  dengan saudaranya, main gitar, dan menanam.

“Aku bahagia di rumah,” kata  Agun (11).

“Aku biasa main sepak bola di depan rumah setelah mengerjakan tugas sekolah, biar aku tetap sehat dan aku juga enggak bosan di rumah”, begitu ungkapnya dengan wajah gembira.

Anak-anak binaan Rumah Zakat di Desa Berdaya Bojanegara tetap bahagia walupun di rumah saja. Semoga virus segera berlalu dan mereka bisa segera bertemu dengan teman-temannya di sekolah. Selain Agung, hal sama juga dirasakan Dwi. Anak berkebutuhan khusus ini juga tetap merasa senang meskipun harus di rumah saja.

“Halo Assalamu’alaikum. Nama aku Dwi Prasetyo, umur aku 15 tahun, aku di panggil Dwi. Aku tinggal di Desa Bojanegara Sigaluh Banjarnegara. Walaupun aku di rumah saja, aku tetap bahagia lo, aktivitasku membatu orang tua jualan dirumah. Kebetulan orang tuaku jualan sayuran, jadi kadang aku membantu mereka biar tidak bosan. Aku bahagia dirumah,” ungkap Dwi dengan senyum ceria.

KOPERASI MEKAR BERDAYA SEJAHTERA SALURKAN PAKET THR UNTUK ANGGOTA

KOPERASI MEKAR BERDAYA SEJAHTERA SALURKAN PAKET THR UNTUK ANGGOTA

KOPERASI MEKAR BERDAYA SEJAHTERA SALURKAN THR UNTUK ANGGOTA

PANDEGLANG. Di tengah pandemic covid-19 Koperasi Mekar Berdaya Sejahtera yang merupakan binaan Rumah Zakat menyalurkan paket THR berupa sembako untuk seluruh anggota koperasi. Ini adalah tahun ketiga koperasi menyalurkan THR dari semenjak dirintis di tahun 2017.

 

Berawal hanya beranggotakan 12 orang, kini koperasi yang bergerak di bidang serba usaha sudah beranggotakan 32 anggota. Secara bertahap kini koperasi sudah memiliki 6 unit usaha yang sudah berjalan dan paket THR ini adalah hasil dari laba bersih unit usaha.

 

“Kebahagiaan itu harus diciptakan, saya selaku ketua koperasi sangat bersyukur dengan adanya pendampingan dari Rumah Zakat melalui Relawan Inspirasi untuk membangun Koperasi di sini dan sekarang masyarakat benar-benar bisa merasakannya, selain kebahagiaan untuk anggota kita juga sudah memberikan banyak bantuan dana sosial untuk ring 1 wilayah koperasi,” ungkap Pak Jumaedi (36th).

RUMAH ZAKAT BERSAMA KARANG TARUNA DESA KEDUNGUMPUL MEMBUAT WASTAFEL PIJAKAN KAKI

RUMAH ZAKAT BERSAMA KARANG TARUNA DESA KEDUNGUMPUL MEMBUAT WASTAFEL PIJAKAN KAKI

RUMAH ZAKAT BERSAMA KARANG TARUNA DESA KEDUNGUMPUL MEMBUAT WASTAFEL PIJAKAN KAKI

TEMANGGUNG. Pemerintah Kabupaten Temanggung memperkirakan puncak pandemi Covid-19 akan terjadi pada bulan Mei. Maka penjagaan posko Desa sebagai pusat kedatangan warga dari luar kota harus diperketat.

Sebagai salah satu upaya pencegahan, Rumah Zakat merancang wastafel dengan pijakan kaki untuk mengurangi resiko penularan melalui sentuhan tangan. Wastafel ini dibuat oleh para pemuda dari Desa Kedungumpul di bengkel las Aan di dusun Ngumpul, Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan.

Anantiyo Widodo selaku fasilitator Rumah Zakat sekaligus Ketua Satgas COVID 19 Desa Kedungumpul menyampaikan terimakasih kepada para pemuda yang sigap saat mendapatkan tawaran dari Rumah Zakat untuk membuat wastafel ini.

“Peran serta masyarakat dibutuhkan untuk segera mengakhiri pandemi ini” ujar Anantiyo saat ditemui di Posko Induk Satgas COVID 19 Desa Kedungumpul pada Rabu (13/05).

Diakui oleh Anantiyo, Rumah Zakat tidak bisa melakukan support pengadaan wastafel semacam ini untuk semua desa. Namun ia berharap upaya ini dapat menjadi inspirasi bagi desa lainnya.

Sementara, Pemerintah Desa Kedungumpul menyampaikan rasa bangga atas hasil karya pemuda di desa nya. Hal ini disampaikan oleh Choyun selaku Sekretaris Desa Kedungumpul.

“Karya pemuda yang membanggakan, terimakasih Rumah Zakat atas sinergi yang terus menghasilkan karya” ujar Choyun.

MASA PANDEMI COVID-19, TOKOPEDIA GANDENG RUMAH ZAKAT SALURKAN BINGKISAN LEBARAN KELUARGA

MASA PANDEMI COVID-19, TOKOPEDIA GANDENG RUMAH ZAKAT SALURKAN BINGKISAN LEBARAN KELUARGA


MASA PANDEMI COVID-19, TOKOPEDIA GANDENG RUMAH ZAKAT SALURKAN BINGKISAN LEBARAN KELUARGA

SALATIGA. Dampak Pandemi Covid-19 yang semakin meluas dan berkepanjangan membuat banyak pihak turut berpartisipasi menyalurkan bantuan kepada warga masyarakat terdampak. Tak terkecuali Tokopedia yang menggandeng Rumah Zakat, Kamis (7/5) mendistribusikan 12 paket bantuan Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK) kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak di Kota Salatiga.

 

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat Desa Berdaya Dukuh yang menyalurkan bantuan secara langsung door to door tersebut mengaku menerima banyak ucapan terima kasih. Tidak dipungkiri saat ini masyarakat sedang berada di masa sulit dalam krisis kesehatan dan ekonomi. Uluran bantuan sangat mereka harapkan. Lebih-lebih di masa seperti sekarang ini sebagian besar dari mereka kehilangan pekerjaannya.

 

“Saya betul-betul bisa merasakan beban hidup yang mereka rasakan saat hadir ke rumah mereka. Mereka sedang berada di masa yang sulit. Mereka tidak lagi bekerja karena dirumahkan sejak merebaknya penyebaran Covid-19 ini. Maka tidak ada ucapan lain selain ucapan terima kasih yang mereka lontarkan dengan tulus karena ada yang memperhatikan dan memberi bantuan kepada mereka,” kata Dwi Pujiyanto.

 

Misalnya, Enny Suryani (58), seorang single parent yang ditinggal suaminya karena kecelakaan dan kini memiliki usaha potong rambut. Kini ia kehilangan pelanggannya. Sekolah libur, anak SMK yang biasanya potong rambut di rumahnya sudah tidak ada lagi. Padahal ia kini harus menghidupi dua anaknya usia sekolah SMA dan SD serta satu cucunya usia TK yang juga sudah menjadi yatim karena ayahnya (red. anak sulung Enny Suryani) meninggal dunia sekitar dua tahun yang lalu.

 

“Terima kasih kepada Ustadz Dwi, Rumah Zakat, dan Tokopedia yang telah memberikan bantuan kepada saya. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk saya, anak, dan cucu saya. Saya tidak bisa membalas apa-apa. Saya hanya berdoa semoga Rumah Zakat semakin maju ke depannya,” kata Enny Suryani sambil berkaca-kaca.

Bingkisan Lebaran Keluarga dari Tokopedia dan Rumah Zakat ini merupakan salah satu program Ramadhan Berbagi dari Rumah Zakat. Pada Ramadhan kali ini Rumah Zakat mengambil tema “Kebahagiaan Ramadhan, Dimulai dari Kita”. Bingkisan itu berisi beras, minyak goreng, sarden, wafer, biskuit, teko, tikar, panci, dan teflon.

RUMAH ZAKAT HADIRKAN KADO LEBARAN YATIM UNTUK ANAK DI DESA BOJANEGARA

RUMAH ZAKAT HADIRKAN KADO LEBARAN YATIM UNTUK ANAK DI DESA BOJANEGARA

RUMAH ZAKAT HADIRKAN KADO LEBARAN YATIM UNTYK ANAK DI DESBER BOJANEGARA

BANJARNEGARA. Rumah Zakat kembali membuktikan kepeduliannya terhadap sesama di tengah Wabah Pandemi Covid 19 yang sedang melanda melalui program Kado Lebaran Yatim.

Sebanyak 11 paket kado lebaran yatim diserahkan melalui Relawan Inspirasi Rumah Zakat kepada para yatim dan duafa di Desa berdaya Bojanegara kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Tampak bahagia wajah para yatim dan dhuafa mendapat bingkisan kado lebaran yatim,apalagi ditengah kondisi sekarang ini, dimana kebanyakan orang tua meraka tidak bekerja karena adanya pandemi covid, dan mereka juga harus tetap dirumah saja. Bingkisan kali ini diberikan dari rumah-kerumah oleh Relawan inspirasi Rumah Zakat Desa Bojanegara Yekti Numihartini kepada para penerima.

Rufahita (17 Tahun) salah satu penerima Kado lebaran Yatim merasa sangat bahagia dan terharu mendapat bingkisan dari Rumah Zakat, “Alhamdulillah. Terima kasih kami haturkan kepada Rumah Zakat, sudah memberikan bingkisan yang sangat banyak di ramadhan kali ini, insyaAllah sangat membantu kami, semoga para donatur diberi keberkahan rejeki dan kesehatan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

BERASA PANNULUNG DI DESA BERDAYA TOPEJAWA

BERASA PANNULUNG DI DESA BERDAYA TOPEJAWA

BERASA PANNULUNG DI DESA BERDAYA TOPEJAWA

TAKALAR. Setiap daerah memiliki budaya atau kearifan lokal dalam membantu sesamanya, seperti halnya di Jawa dengan budaya jimpitannya, maka masyarakat desa berdaya Topejawa juga memiliki semangat yang sama, mereka menyebutnya dengan istilah “Berasa Pannulung” atau jika diartikan  menolong dengan beras. Kegiatan ini merupakan kearifan lokal topejawa, dimana warga yang berkecukupan memberikan berasnya untuk membantu saudaranya yang membutuhkan, melalui semangat gotong royong, harapannya dapat membantu kesulitan warga di tengah pandemi virus Corona, tepatnya di Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan “Berasa Pannulung” atau menolong dengan beras ini kembali dihidupkan oleh Bapak Usman Dsau selaku Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Muhaemin selaku tokoh pemuda dan dukungan dari Pemerintah Desa Topejawa yang tidak kalah penting dalam mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya gotong royong ini di Desa Topejawa, terlebih di tengah pandemi covid-19.

“Alhamdulillah Berasa Pannulung Desa Topejawa InsyaaAllah kita kumpulkan dan dibagikan kepada warga terdampak atau sangat membutuhkan, selain itu kegiatan ini juga dapat menjadi sarana  lumbung pangan desa dalam menjamin ketersediaan beras di tengah kondisi wabah Covid 19” ungkap Usman Dsau selaku Relawan Inspirasi Rumah Zakat wilayah Takalar.

Hal senada juga diungkapkan oleh Bapak Anwar, S. Sos selaku PJ Kepala Desa Topejawa, menurutnya “Kegiatan ini sangat bermanfaat, kami mendukung penuh kegiatan Berasa Pannulung ini, di tengah wabah seperti saat ini kita harus menghidupkan jiwa tolong menolong dan gotong royong, dimana yang berkecukupan memberikan rezekinya kepada tetangganya yang membutuhkan.”

RUMAH ZAKAT SALURKAN 15 PAKET AL QUR’AN DAN IQRO KEPADA SANTRI TPA KEPUDANG

RUMAH ZAKAT SALURKAN 15 PAKET AL QUR’AN DAN IQRO KEPADA SANTRI TPA KEPUDANG

RUMAH ZAKAT SALURKAN AL QURAN DAN IQRA KEPADA SANTRI TPA KEPUDANG

CIREBON. Rumah Zakat menyalurkan 15 paket Al-Qur’an dan 15 Iqro di TPA Kepudang, Desber Kedungdawa, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/4). Penyaluran tersebut merupakan bagian dari program Syiar Qur’an Rumah Zakat di bulan ramadhan ini.

Penyerahan paket Al Qur’an tersebut dilaksanakan di rumah Ustadz Maha, dimana rumah beliau sehari-hari memang dijadikan sebagai tempat mengaji oleh kurang lebih 70 anak mulai dari SD hingga SMA. Karena pagi itu pak ustadz harus mencari nafkah,  maka paket bantuan diterima oleh salah seorang pengajar yaitu Ibu Sarah

Dalam kesempatan tersebut, beliau mengucapkan terimakasih atas bantuan yang sudah diberikan.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Rumah Zakat dan para donatur serta para relawan yang sudah berkenan menyampaikan amanah ini kepada kami. Semoga anak-anak semakin semangat mengaji,” ucap Sarah.

SYIAR QUR’AN DI DESA BERDAYA JOGOTIRTO

SYIAR QUR’AN DI DESA BERDAYA JOGOTIRTO

SYIAR QUR'AN DI DESA BERDAYA JOGOTIRTO

SLEMAN. Rumah Zakat kembali menyalurkan 20 Paket Syiar Quran untuk ibu-ibu anggota Majelis Taklim serta santri TPA. Lokasi penyaluran dilakukan di rumah Ibu Yus Daryanti di Dusun Jragung, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman.

“Kali ini kami menyalurkan Al Quran dan Iqra untuk memfasilitasi anak-anak dan warga yang saat ini tidak bisa mengaji di Masjid. Semoga dengan adanya paket Syiar Quran ini bisa menjadikan motivasi bagi warga untuk terus membaca dan mempelajari Al Quran,” kata Asti, Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Selasa (28/4).

Ibu-ibu begitu antusias dan menyambut hangat kedatangan Relawan Inspirasi Rumah Zakat. Menurutnya, hal tersebut menambah semangat para relawan untuk terus berbagi kebaikan, meskipun dalam keadaan berpuasa.

“Alhamdulillah sekarang kita mempunyai Al Quran yang baru dan bagus. Kita juga bisa membaca artinya, insya Allah kami akan semakin semangat untuk mengaji di bulan Ramadhan ini,” ungkap Uni, salah satu penerima manfaat.

Hubungi Kami

Jl. Turangga No.33 Bandung
Call Center: 0804 100 1000
WA/SMS Center: 0815 7300 1555

Sumber: https://www.desaberdaya.id

 

Mitra Kami

Copyright © 2019 Desa Berdaya